Happy Valentine Day

Valentine itu identik dengan…..cokelat, mawar, suasana romantis, atau

Lingerie dan G-string

Pertama-tama aku cuma mau kasih info aja sih ya, ini cuma info loh

Aku udah punya pacar, aku udah punya seseorang yang aku sebut home. Namanya Adit, dia adalah priaku :))

Jadi valentine tahun ini aku tidak sendiri lagi hahaha, berhubung valentine tahun ini sudah mulai kuliah dan ujian (rajam aku rajam!!!) jadinya ngerayain di kamar  kost. Pacar lagi berada jauh di mata, tapi tetep deket dihati hahaha.  Adit bilang  pulang ke Depok hari sabtu aja, sempet bertanya-tanya sih sama diri sendiri “ini orang mau ngapain?” ga mungkinkan sekejap mata udah ada di Jakarta atau depan kost aja, itu ga mungkin sih. Nah dengan hati yang dag-dig-dug akhirnya sampai juga ditanggal 14 Februari 2014, apalah hari valentine jika ada ujian blok clinical psychology (cuma untar yang baru masuk 3 hari ujian 4 bab, cuma untar….) Tapi itu semua ketangkis sama rumus ala Adit. FYI, kado valentineku adalah G-string dan lingerie (karena cokelat terlalu mainstream) Jadi teruntuk mas dit, aku belum bisa kirim sesuatu untuk kamu tapi aku punya sesuatu yang hanya aku berikan untuk kamu, mohon kamu baca ya mas dit

 

Mas dit, kamu sudah pernah membaca blogku bukan? Jadi kali ini biarkan suratku ini kutunjukan untukmu di hari kasih sayang ini 🙂

Mas dit, terima kasih karena mas dit mau menerima aku apa adanya, terlebih menerima segala kekurangan yang aku miliki (yang kamu tahu segalanya), terima kasih juga karena mas dit mau menitipkan hati mas dit sama aku, terima kasih juga karena mas dit mengajarkan aku apa arti sebuah kejujuran yang selama ini aku pandang tak memiliki arti sama sekali. Mas dit, hari ini aku bercerita tentang semua yang selama ini aku tutupi ataupun cerita yang tidak benar, sejujurnya aku ingin menitipkan hatiku seutuhnya sama kamu mas. Tapi yang terjadi adalah keadaan dimana kita merasa ingin menyerah, namun disaat itu pula keberanianku muncul untuk menceritakan semua kisahku (nanti kalau ada cerita lagi, jangan bosan dengarkan aku ya mas dit). Kamu bertanya ‘kenapa harus takut sam?’ yang hanya bisa aku jawab ‘takut ga diterima dit’ atau hanya diam sambil menangis tanpa memberikan jawaban pasti ataupun hanya mampu memberika jawaban bias , sekedar memberitahumu bahwa kalimat ‘gue terima lo apa adanya sam!’ adalah mantra yang selama ini membiusku. Karena kamu menghargai setiap kejujuran yang aku beritahu padamu. Maaf karena rasa takutku mendominasi ya mas dit

Mas dit, aku rasa kita terlalu sering bertengkar untuk hal yang bahkan akupun sadari akar permasalahannya hahaha (you know me so well lah) tapi dari permasalahan inilah kita, terlebih aku belajar bahwa cinta, komitmen adalah hubungan dua arah dimana bukan hanya tentang aku ataupun kamu, tapi tentang kita. Bahwa seharusnya kita jujur terhadap pasangan kita terhadap segala permasalahan. Mas dit, makasih untuk segala hal yang mas dit berikan buat aku, makasi juga mas dit mau selalu sabar buat aku. Mas dit, mulai saat ini aku titipin hati aku sama kamu ya, karena aku tahu bahwa kamu adalah rumah (home) buat aku. Tempat dimana aku akan berpulang dan bisa poop di toilet kamarmu, tidur seranjang berdua dengan mas dit, memakai kemeja ataupun kaos milik mas dit, membuatkan makanan untuk kamu dan yang paling penting tempat aku titipin hati aku terus kita bisa membuat fondasi kokoh untuk tinggal bersama dan juga adanya biru ditengah-tengah kita. Mas dit, aku mencintaimu melebihi kata-kata cinta yang selama ini aku bisikan ataupun aku ucapkan.

Happy valentine mas dit, apa yang kamu berikan buat aku adalah bukti cinta kamu buat aku, kali ini biarkan aku juga turut membuktikannya ya mas dit. ‘Mas dit..’ dan kamu jawab ‘Ya sayang..’ aku suka mas dit setiap kali kamu menjawab seperti ini sama aku. Makasih banyak mas dit, kamu adalah home yang selalu aku cari dan aku tunggu, makasih juga karena mas dit udah menemukan jalan buat nemuin aku (walaupun lama yaaa). Terima kasih banyak ya mas dit, aku selalu sayang kamu mas dit, aku cinta kamu mas dit, karena bukan hanya dihari ini aja aku bakalan bilang begini, tapi setiap saat mas dit. Mas dit, kita berjuang bersama-sama ya, buat kita dan juga biru 🙂 :*

Kadoku untukmu

Peluk dan cium, mesummu

Samantha :* ({})

00.16

 

HAPPY VALENTINE SAYANGKU

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s